Jeda pada
kehidupan yang berjalan memberikan kesempatan untuk lebih menikmati hidup.
Beberapa pesawat
terbang sering kali melintas di atas kepala. Saya mengamatinya satu persatu,
dari yang terlihat sangat jelas hingga hilang ditelan awan. Rutenya selalu
sama, pada suatu titik, ia berubah menukik ke bawah. Mungkin setiap harinya ia
melewati landasan pacu yang sama.
Hari ini
cerah, ia menyukai hari ini. Ia berharap esok akan secerah hari ini. Ia berharap
lusa akan secerah hari ini. Ia berharap dua minggu ke depan, sebulan ke depan atau
bahkan lima tahun kedepan cuacanya secerah hari ini. Selalu seperti ini. Bahkan
jika lusa turun hujan lebat, ia masih berharap mentari bersinar terik esoknya. Yang
terus ia coba yakini, secepat apapun cuaca berubah, akan ada suatu hari, yang
secerah hari ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar